CONTOHTEKS
 

Sebab Terjadinya Perjanjian Renville

 

CONTOHTEKS.NET – Perjanjian Renville diambil dari nama sebutan kapal perang milik Amerika Serikat yang dipakai sebagai tempat perundingan antara pemerintah Indonesia dengan pihak Belanda, dan KTN sebagai perantaranya. Dalam perundingan itu, delegasi Indonesia diketuai oleh Perdana Menteri Amir Syarifuddin dan pihak Belanda menempatkan seorang Indonesia yang bernama Abdulkadir Wijoyoatmojo sebagai ketua delegasinya. Penempatan Abdulkadir Wijoyoatmojo ini merupakan siasat pihak Belanda dengan menyatakan bahwa pertikaian yang terjadi antara Indonesia dengan Belanda merupakan masalah dalam negeri Indonesia dan bukan menjadi masalah intemasional yang perlu adanya campur tangan negara lain.
Pada dasarnya perundingan ini dilaksanakan atas usul dewan PBB dan KTN (Komisi Tiga Negara. Committee of Good Offices for Indonesia, yang terdiri dari Amerika Serikat, Australia, dan Belgia ) yang menginginkan upaya perdamaian dan penyelesaian sengketa antara Indonesia dan Belanda yang sedang mengalami pertikaian karena keengganan belanda mengakui kedaulatan Indonesia.

BACA:  Kedatangan Nenek Moyang Bangsa Indonesia ke Wilayah Nusantara

Isi Perjanjian Renville.

Perjanjian Renville ditandatangani kedua belah pihak pada tanggal 17 Januari 1948. adapun kemenyesalan yang diderita Indonesia dengan penandatanganan perjanjian Renville merupakan sebagai berikut :
BACA:  Sejarah Tentang Negara Inggris

Pelanggaran Belanda Terhadap Perjanjian Renville.

 

Perundingan politik antara Indonesia dan Belanda terus dilakukan guna melaksanakan Persetujuan Renville. Akan tetapi perundingan itu tidak memperoleh hasil, karena sikap pendinian kedua pihak sangat bertentangan. Pihak Belanda yang merasa kedudukannya makin kuat selalu berusaha mendiktekan kemauannya. Tanpa persetujuan Pemerintah Republik Indonesia (Kabinet Hatta) Iebih dulu. Belanda melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:
1. Di Jakarta pada bulan Maret, 1948 Belanda membentuk Pemerintah Federal Sementara. Van mock diangkat menjadi Presidennya
2. Membenuk Negara-boneka sebanyak-banyaknya di daerah-daerah yang berhasil diduduki/kuasai.

Negara-Negara Boneka Yang Berhasil Di Bentuk Belanda

Adapun Negara-boneka yang berhasil dibentuk ialah:

BACA:  Apa Pengertian Prasejarah