CONTOHTEKS
 

Keuntungan dan Dampak Prinsip Ekonomi

 

CONTOHTEKS.NET – Prinsip ekonomi adalah usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan yang sekecil mungkin. Atau definisi prinsip ekonomi yang lainnya yaitu suatu usaha atau tindakan dalam mendapatkan kepuasan kebutuhan tertentu dengan pengorbanan yang seminimal mungkin. Dengan demikian, prinsip ekonomi akan mengarahkan kepada tindakan supaya dapat mencapai kefektifan serta keefisienan yang tinggi.

Ciri-ciri Prinsip Ekonomi

Keuntungan Prinsip Ekonomi

  1. Memaksimalkan keuntungan dimana mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya.
  2. Meminimalkan kerugian dimana dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya. Prinsip ekonomi berlaku dalam 3 kegiatan ekonomi yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.

Dampak Prinsip Ekonomi

  1. Bertindak Ekonomis. Bertindak secara ekonomis merupakan tindakan seseorang atau manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya, dengan tindakan yang rasional yaitu setiap tindakan melalui pemikiran atau dipikirkan secara matang terlebih dahulu dan selalu berpegang pada prinsip ekonomi. Seseorang dikatakan bertindak secara ekonomis jika berhasil mendapat keseimbangan antara hasil dan pengorbanan yaitu kebutuhannya dapat terpenuhi sebaik mungkin dan pengorbanan atau biaya yang dikeluarkannya sekecil mungkin.
  2. Berpikir Ekonomis. Maksud dari berpikir ekonomis bukan hanya bagaimana cara memakai sumber yang telah ada (dari alam), misalnya seperti: menggunakan hasil yang di dapatkan dari alam lalu di habiskan begitu saja di konsumsi untuk memenuhi keperluan sehari-hari, akan tetapi bagaimana cara melakukan nilai hasil dari apa yang didapat dari alam supaya memiliki nilai guna yang lebih baik lagi, untuk mengimbangi keperluan atau kebutuhan yang akan semakin kesini semakin meningkat. Dan seseorang dapat di katakan ekonomis jika orang tersebut telah melakukan tindaka produksi.
BACA:  Sebutkan Isi Aturan Tanam Paksa yang Dilakukan Jepang Terhadap Indonesia?

Jenis-jenis Prinsip Ekonomi

 

1. Prinsip dalam Kegiatan Produksi sebagai Produsen

Dalam kegiatan produksi adalah dasar dalam menghasilkan barang dan jasa sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi dan pengorbanan tertentu. Dalam hal ini, produsen akan memiliki prinsip ekonomi untuk menentukan bahan baku, alat produksi maupun biaya produksi dari bahan baku menjadi bahan jadi, yang tentunya akan ditekan serendah mungkin dengan dapat menghasilkan produk atau barang yang berkualitas bagus.

Contoh:

BACA:  Penyebab Perang Tondano

2. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi sebagai Penjual/Pedagang

Dalam kegiatan distribusi adalah penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Dalam hal ini, penjual/pedagang akan memiliki prinsip ekonomi untuk melakukan berbagai macam usaha untuk dapat memenuhi selera dari konsumen, tentunya dengan promosi atau dengan berbagai macam iklan, reward hadiah, dan lain sebagainya untuk meraup banyak keuntungan dari kegiatan tersebut.

Contoh:

BACA:  Nama Lain Ki Hajar Dewantara

3. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi sebagai Konsumen

Dalam kegiatan konsumsi adalah upaya dalam memperoleh kepuasaan sebesar-besarnya dari suatu barang atau jasa dengan pengorbanan dan penggunaan anggaran tertentu. Dalam hal ini, konsumen akan memiliki prinsip ekonomi tentang bagaimana cara mendapatkan produk atau barang maupun jasa yang bermutu dan memiliki kualitas yang baik dengan harga serendah mungkin atau dengan mengeluarkan jumlah uang yang sedikit.

Contoh:

Tujuan Prinsip Ekonomi