CONTOHTEKS
 

Fisiologi dan Cara Adaptasi Protozoa

 

CONTOHTEKS.NET – Hingga saat ini ada sekitar 50.000 jenis protozoa yang diidentifikasi. Protozoa yang merupakan kelompok organisme hewan bersel tunggal adalah bagian dari kingdom Protista. Pada umumnya protozoa memiliki ukuran yang kecil atau mikroskopis yang hanya bisa dilihat melalui mikroskop dengan ukurannya sekitar kurang dari 1/200 milimeter. Ukuran terbesarnya sendiri dapat mencapai panjang hingga sekitar 3 milimeter yang cukup besar untuk dilihat dengan mata telanjang. Dan hingga saat ini para ilmuwan bahkan telah menemukan beberapa spesimen fosil protozoa yang berukuran panjang sekitar 20 milimeter (0,8 inci).
FISIOLOGI PROTOZOA

CARA ADAPTASI PROTOZOA
1) Sebagai Predator
Protozoa akan memangsa organisme uniseluler atau berserabut ganggang, bakteri, dan microfungi. Protozoa memainkan peran baik sebagai herbivora dan konsumen di decomposer link dari rantai makanan. Protozoa juga memainkan peranan penting dalam mengendalikan populasi bakteri dan biomas.  Protozoa dapat menyerap makanan melalui membran sel mereka, seperti amoeba yang mengelilingi dan menelan makanan itu, dan yang lain lagi memiliki bukaan atau “mulut pori-pori” ke mana mereka menyapu makanan. Semua protozoa yang mencerna makanan di perut mereka seperti kompartemen disebut vakuola.
2) Sebagai Komponen Mikrofauna dan Meiofauna
Protozoa merupakan sumber makanan penting bagi invertebrata kecil. Dengan demikian, peran ekologis protozoa dalam transfer bakteri dan ganggang produksi ke tingkat tropik berurutan adalah penting. Protozoa seperti parasit malaria (Plasmodium spp.) dan Leishmania trypanosomes juga penting sebagai parasit dan simbion dari hewan multisel.
 

BACA:  Proses Metamorfosis Serangga